PMB | ALUMNI | LPPM | UJM | OJS

Cegah & Tangani 4 Dosa Pendidikan

By Superuser 1 | 26 Okt 2022, 15:40:49 WIB

Cegah & Tangani 4 Dosa Pendidikan

Keterangan Gambar : Cegah & Tangani 4 Dosa Pendidikan


AKBID KBH - Empat dosa besar pendidikan  seperti kekerasan seksual, intoleransi, anti korupsi, dan bullying dapat menghambat proses kegiatan belajar mengajar yang baik. Karena jika keempat dosa besar pendidikan tersebut jika tidak ada pencegahan dan tidak segera ditindaklanjuti, maka keempat dosa besar tersebut akan menjadi momok menakutkan bagi para korban yang mendapatkan perlakuan yang kurang baik dalam lingkungan pendidikan. Karena hal tersebut akan berdampak kepada rasa trauma dan juga hilangnya rasa percaya diri bagi korban.

Kemudian dari sisi pelaku yang melakukan tindakan empat dosa pendidikan jika dibiarkan akan berdampak kepada dunia pendidikan yang terkesan menjadi membahayakan dan banyak orang yang menjadi memilih menghindar dari dunia pendidikan karena adanya tindakan-tindakan yang kurang baik tersebut dan terkesan dunia pendidikan menjadi disalahartikan oleh banyak orang karena dianggap dunia pendidikan membawa dampak buruk, baik bagi korban maupun orang lain yang mendengar cerita yang beredar terkait dunia pendidikan yang dianggap membawa dampak buruk untuk masa depan.

Oleh karena itu, kita semua harus menyadari dan ikut serta dalam membantu untuk mencegah dan tangani empat dosa pendidikan supaya dunia pendidikan lebih diperhatikan, karena dunia pendidikan juga sangat berpengaruh pada masa depan. Sebagai Menteri Pendidikan, Kebudayaan Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Nadiem Makariem sangat memperhatikan perkembangan pada dunia pendidikan, dan dengan adanya penemuan tindakan-tindakan yang dianggap kurang baik dan dapat menghambat berjalannya suatu pendidikan, Kemendikbudristek justru berupaya melakukan pencegahan dengan cara membentuk kelompok kerja yang memiliki tugas untuk menanangani kabar-kabar buruk yang beredar pada dunia pendidikan.

Kemudian Kemendikbudristek justru mengupayakan kasus-kasus buruk untuk dijadikan sebagai tantangan besar supaya masyarakat lebih memperhatikan dunia pendidikan dan dengan harapan kedepannya kasus-kasus tersebut dapat ditangani dengan sebagaimana mestinya, supaya tidak ada lagi penemuan pelaku dan korban dari dosa besar pendidikan.

Karena pada dasarnya dalam lingkungan pendidikan bukan hanya sekedar melakukan kegiatan belajar mengajar saja, namun juga sangat diperlukan adanya  keterbukaan atau bimbingan konseling pada lingkungan pendidikan antara tenaga pendidik dengan pelajar. Hal ini dilakukan supaya adanya pemantauan terkait isu-isu yang dapat menghambat suatu proses kegiatan belajar mengajar dalam satuan pendidikan. Kemudian, dengan adanya bimbingan konseling dalam satuan pendidikan juga turut membantu peran Kemendikbudristek untuk berupaya memberhentikan tindakan-tindakan kejahatan tersebut dalam lingkungan pendidikan. Tak hanya melalui bimbingan konseling saja yang dapat membantu memberhentikan tindakan-tindakan kejahatan tersbeut, namun dengan mengadakan sosialiasi terkait empat dosa dalam dunia pendidikan juga dapat dijadikan sebagai upaya satuan pendidikan untuk memberikan pemahaman ataupun arahan kepada para civitas lingkungan pendidikan dan pelajar supaya meningkatkan kesadaran pada masing-masing civitas lingkungan pendidikan dan pelajar terkait empat dosa besar pendidikan.